Freelance team warta bengkel cargo lift

Lima Pedagang Pasar Yamuri Mendadak Tewas..?, Jangan Takut, Ini Penjelasan Detailnya

Lima Pedagang Pasar Yamuri Mendadak Tewas..?, Jangan Takut, Ini Penjelasan Detailnya

Virus COVID-19 memang sangat menakutkan, saat ini penyebarannya juga sudah begitu masif. Hal inilah yang kemudian membuat banyak masyarakat menjadi khawatir. Pemerintah Kota Surabaya-pun juga tidak henti-hentinya selalu memperingatkan masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini.

Kegawatan dari Virus Corona ini rupanya juga sering disertai oleh berita HOAX yang efeknya malah lebih mengerikan daripada serangan virus itu sendiri. Seperti salah satunya yang terjadi dikawasan Mulyosari Surabaya. Berita Bohong atau Hoax ini ini menyerang pasar Yamuri yang sehari-harinya selalu ramai oleh pembeli.

Hal ini seperti yang diberitakan oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Dukuh Sutorejo melalui medianya Arsut Media. Saat itu Pasar Yamuri yang kesehariannya sangat ramai, ternyata pada hari Sabtu (05/09/2020) lalu tampak lebih sepi dari biasanya. Meskipun masih terjadi proses transaksi, namun tidaklah seramai biasanya.

Setelah dilakukan penelusuran oleh pegiat KIM Dukuh Sutorejo, ternyata sepinya pasar Yamuri ini dikarenakan berita HOAX yang telah tersebar sebelumnya di masyarakat. Kabar HOAX ini banyak menyebar melalui aplikasi Whatsapp dan media sosial. Isi dari berita HOAX yang meresahkan tersebut adalah :

Untuk diketahui, bagi yang beralamat disekitar Mulyosari sampai dengan kenjeran untuk lebih waspada. Di Pasar Mulyosari dan Pasar Yamuri ada 5 orang tewas mendadak karena terserang COVID 19, puluhan pedagang dan pengunjung lari terbirit birit. Hati-hati kalau ke Pasar Mulyosari Yamuri dan Pasar Mulyorejo ZONA HITAM. Dikuatirkan pengunjung2 ( Pembantu RT yang sering berbelanja diPasar Mulyosari, ada potensi tertular, sebaiknya lakukan Swab segera)

Setelah mendapatkan kabar mengenai Berita HOAX ini, para petugas terkait langsung melakukan penelusuran mengenai siapa yang pertama kali menyebarkannya. Harapannya berita HOAX ini segera di netralisir dan tidak menyebar lagi terlalu luas ke masyarakat. Karena dampaknya akan sangat merugikan.

Dalam kesempatan ini Pemerintah Kota Surabaya juga tetap mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan saat berbelanja di Pasar Tradisional. Pakai masker dan jaga jarak adalah kunci utama untuk mencegah diri kita tertular dari Virus COVID-19 ini. Dan segera mandi serta gantai pakaian sesegera mungkin setelah sampai dirumah masing-masing. (yyan)